Tegal – Wakil Gubernur (Wagub) melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung kondisi bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal. Langkah cepat ini bertujuan untuk melihat kerusakan infrastruktur serta kondisi warga di pengungsian. Selain itu, Wagub ingin memastikan seluruh bantuan logistik sampai ke tangan korban dengan tepat waktu. Oleh karena itu, beliau segera berkoordinasi dengan jajaran pemerintah daerah guna mencari solusi jangka panjang.
Memprioritaskan Pembangunan Hunian Sementara
Pada awalnya, warga merasa khawatir karena kondisi tanah masih terus bergerak saat hujan deras turun. Maka, Wagub memberikan instruksi tegas agar petugas segera mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara). Meskipun proses pembersihan lahan cukup sulit, namun alat berat harus bekerja lebih maksimal setiap harinya. Sehingga, para pengungsi dapat segera pindah ke tempat yang lebih aman dan juga lebih layak.
Kemudian, beliau menekankan pentingnya keselamatan jiwa warga sebagai prioritas utama dalam penanganan bencana ini. Sebab, area terdampak tanah gerak tersebut sudah tidak mungkin lagi menjadi lokasi pemukiman warga secara permanen. Oleh sebab itu, pemerintah provinsi akan membantu proses relokasi warga menuju tempat yang sudah tim ahli rekomendasikan. Tentu saja, kerja sama antara warga dan pemerintah pusat sangat penting dalam masa transisi ini.
Penyaluran Bantuan Logistik dan Layanan Kesehatan
Selanjutnya, Wagub juga mengecek ketersediaan obat-obatan serta layanan kesehatan di posko pengungsian utama. Sebab, anak-anak dan lansia sangat rentan terhadap serangan penyakit di tengah kondisi cuaca yang buruk. Oleh karena itu, petugas medis harus bersiaga selama dua puluh empat jam penuh untuk melayani warga. Bahkan, Wagub
Baca juga:Ribuan Warga Ikuti Senam Geool Tegal

meminta dinas terkait menambah pasokan makanan bergizi bagi para korban bencana tanah gerak.
Saat ini, tim teknis sedang melakukan kajian geologi secara mendalam di titik-titik lokasi yang paling parah. Bahkan, hasil kajian tersebut akan menjadi dasar utama dalam menentukan zona merah yang terlarang bagi aktivitas bangunan. Sebagai tambahan, pemerintah daerah juga menyiapkan program trauma healing bagi anak-anak di pengungsian tersebut. Sehingga, kondisi psikologis warga dapat segera pulih setelah mengalami musibah yang sangat berat ini.
Harapan bagi Pemulihan Ekonomi Warga Tegal
Sebagai kesimpulan, kunjungan Wagub ini memberikan secercah harapan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal mereka. Di sisi lain, seluruh instansi harus bekerja kompak agar pembangunan Huntara selesai sesuai dengan target waktu. Akhirnya, kita semua berdoa agar bencana ini segera berakhir dan warga bisa kembali beraktivitas secara normal. Pastinya, pemerintah akan terus mengawal proses pemulihan ini hingga semua warga mendapatkan hunian yang tetap.





