TEGAL — Pemerintah Kota Tegal membuka Seleksi Gagasan Tertulis dan Wawancara dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pada Senin (24/11) di Almayra Convention Hall Hotel Grand Dian Brebes. Sekretaris Daerah Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, M.M., meresmikan pembukaan seleksi dan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada 30 peserta yang memenuhi syarat administrasi.
Baca Juga: Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Baliho di Kota Tegal
Selain itu, Agus menilai keberanian peserta untuk mendaftar menunjukkan komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas birokrasi. Karena itu, ia mendorong seluruh peserta agar mengikuti tahapan seleksi dengan serius, disiplin, dan penuh integritas.

Harapan Sekda untuk JPTP
Dalam arahannya, Agus menjelaskan bahwa posisi JPTP harus mampu menjembatani kebijakan birokrasi dan dinamika politik pemerintahan. Selanjutnya, ia menegaskan bahwa pejabat tinggi tidak boleh hanya menerima program yang sudah ada. Mereka, menurutnya, harus memahami setiap program, menyusun strategi pelaksanaan, serta memastikan agar seluruh kebijakan berjalan searah dengan visi dan misi Wali Kota Tegal.
Lebih lanjut, Agus menekankan pentingnya loyalitas. Dengan loyalitas yang kuat, sistem politik pemerintahan dapat bergerak selaras dan tidak menimbulkan hambatan. Oleh sebab itu, ia menyebut seleksi ini bukan sekadar proses administratif, tetapi upaya menyaring pemimpin yang benar-benar layak dan siap bekerja.
Enam Formasi Jabatan yang Dibuka
Pada seleksi tahun ini, Pemkot Tegal membuka enam formasi JPTP, yaitu:
-
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
-
Kepala Dinas Sosial
-
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
-
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
-
Direktur RSUD Kardinah
-
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
Dengan demikian, sebanyak 30 peserta bersaing secara kompetitif untuk mengisi posisi-posisi strategis tersebut.
Tahapan Seleksi dan Dasar Regulasi
Kepala BKPSDM Kota Tegal, Slamet Wahyono, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa seluruh proses seleksi mengacu pada Permenpan RB Nomor 15 Tahun 2019 serta surat persetujuan Badan Kepegawaian Negara. Setelah melewati seleksi administrasi, rekam jejak, dan seleksi kompetensi manajerial serta sosial kultural, peserta kini memasuki tahap ketiga dan keempat, yaitu uji gagasan tertulis dan wawancara.
Baca Juga: Bupati Tegal Raih Penghargaan Nugraha Karya Abdi Prasarana
Kemudian, Slamet menjelaskan bahwa rangkaian seleksi ini dirancang agar pemerintah mendapatkan pejabat tinggi yang kompeten, profesional, dan sesuai kebutuhan organisasi. Selanjutnya, hasil seleksi akan menjadi dasar penetapan pejabat definitif pada masing-masing OPD.
Penutup
Pada akhirnya, Pemkot Tegal berharap proses seleksi terbuka tahun ini mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya cakap, tetapi juga visioner dan berintegritas. Dengan demikian, pemerintah dapat mempercepat pencapaian target pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.





