Komisi IV Minta Gebrakan Program Saba Latar

oleh -102 Dilihat

TEGAL Komisi IV DPRD meminta pemerintah daerah segera melakukan gebrakan inovatif melalui program “Saba Latar” pada tahun ini. Program tersebut bertujuan untuk mendekatkan akses pelayanan publik langsung ke tingkat rukun tetangga atau lingkungan warga. Oleh karena itu, para legislator berharap agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial rutin belaka.

Pihak Komisi IV menilai bahwa masyarakat sangat membutuhkan kehadiran pemerintah di tengah kesulitan akses birokrasi. Hasilnya, usulan penambahan anggaran operasional untuk unit layanan keliling kini mulai dibahas secara intensif.

Percepatan Layanan dan Efektivitas Program

Ketua Komisi IV menekankan bahwa setiap dinas terkait harus berkolaborasi secara aktif dalam setiap kegiatan lapangan. Selain itu, penggunaan teknologi digital juga perlu diperkuat guna mempercepat proses pendataan administrasi kependudukan di lokasi. Dengan demikian, warga tidak perlu lagi mengantre panjang di kantor dinas untuk mengurus dokumen penting.

Baca Juga:Kiai Ungkap Detik Tanah Gerak di Ponpes Tegal

Sejumlah anggota dewan menyarankan agar jadwal pelaksanaan Saba Latar dipublikasikan secara luas melalui media sosial. Oleh sebab itu, transparansi informasi menjadi kunci utama agar tingkat partisipasi masyarakat semakin meningkat. Langkah integratif ini membuktikan bahwa pengawasan legislatif sangat penting demi menjamin kualitas pelayanan publik yang prima.

Program Saba Latar di Tegal Jangan Hanya Seremoni, Komisi IV Minta Ada ' Gebrakan' Nyata

“Kami ingin melihat perubahan nyata dalam pola pelayanan yang jauh lebih menjemput bola ke pemukiman. Sebab, kepuasan masyarakat adalah indikator keberhasilan paling jujur bagi kinerja pemerintah daerah,” ujar perwakilan Komisi IV.

Harapan bagi Transformasi Birokrasi Daerah

Pada akhirnya, kesuksesan program Saba Latar akan menjadi tolok ukur reformasi birokrasi di wilayah tersebut. Hasilnya, jarak antara pemerintah dan rakyat akan semakin terkikis melalui interaksi langsung di lapangan. Pada akhirnya, sinergi yang kuat akan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif dan responsif.

Komisi IV mengajak masyarakat untuk memberikan masukan kritis selama pelaksanaan program ini berlangsung di lingkungan mereka. Sebab, kritik yang membangun akan membantu pemerintah dalam memperbaiki kekurangan teknis yang mungkin terjadi di lapangan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.