Kiai Ungkap Detik Tanah Gerak di Ponpes Tegal

oleh -132 Dilihat

TEGAL Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Tegal menceritakan momen mendebarkan saat fenomena tanah gerak mulai menghantam bangunan asrama dan fasilitas santri. Peristiwa alam ini mengakibatkan kerusakan serius pada struktur dinding dan lantai yang tiba-tiba retak hingga amblas beberapa sentimeter. Oleh karena itu, pihak pesantren segera mengevakuasi puluhan santri ke lokasi yang lebih aman guna menghindari risiko bangunan roboh akibat pergeseran tanah yang terus berlangsung.

Kiai pengasuh ponpes tersebut menjelaskan bahwa suara gemeretak dari struktur bangunan terdengar sangat jelas saat tanah mulai bergeser perlahan. Hasilnya, kepanikan sempat melanda para santri yang tengah menjalankan aktivitas ibadah di dalam ruangan pada dini hari tersebut.

Kerusakan Bangunan dan Langkah Evakuasi

Sang Kiai menekankan bahwa keselamatan para santri merupakan prioritas utama yang harus mereka ambil di tengah situasi darurat ini. Selain itu, pengurus pesantren kini memasang garis pembatas di area-area yang mengalami kerusakan paling parah guna mencegah warga mendekat. Dengan demikian, potensi jatuhnya korban jiwa dapat terminimalisir meskipun ancaman pergerakan tanah susulan masih menghantui wilayah perbukitan tersebut.

Baca Juga:Disdikbud Tegal Sosialisasi Tata Kelola BOSP

Kronologi Tanah Bergerak Terjang Tegal, Ratusan Rumah Retak dan Ponpes  Al-Adalah Ambruk

 koordinasi antara pihak pesantren dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam menentukan langkah relokasi permanen atau perbaikan struktur. Langkah cepat ini membuktikan bahwa penanganan bencana di lingkungan pendidikan keagamaan memerlukan sinergi yang kuat dari semua pihak terkait.

“Kami hanya bisa berserah diri sambil terus berusaha menyelamatkan apa yang masih bisa kami bawa. Sebab, kekuatan alam seperti ini tidak bisa kita prediksi, namun kami tetap berupaya menjaga mental para santri agar tidak trauma,” ujar sang Kiai dengan nada getir.

Harapan bagi Pemulihan Fasilitas Pesantren

Pada akhirnya, dukungan dari para dermawan dan pemerintah sangat mereka butuhkan untuk membangun kembali sarana pendidikan yang rusak tersebut. Hasilnya, proses belajar mengajar santri diharapkan dapat segera kembali normal di tempat yang lebih stabil secara geologis. Pada akhirnya, ketabahan pihak pesantren dalam menghadapi ujian ini akan membuahkan hasil berupa fasilitas yang lebih kokoh dan aman di masa depan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan meningkat tajam di wilayah Tegal. Sebab, kandungan air yang tinggi di dalam tanah dapat memicu percepatan pergerakan tanah yang berpotensi merusak lebih banyak pemukiman warga lainnya.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.